Suku Bali Desa Kuro Tidur

Suku Bali adalah suku terbesar ke 4 di desa Kuro Tidur, sebagian besar mereka menetap di Dusun V Dewata, dan ada 4 KK di dusun III Suka Damai Desa Kuro Tidur.

Suku Bali juga turut memperkaya Khasanah Budaya desa Kuro Tidur, keterampilan mereka membuat janur selalu diajarkan kepada generasi penerus mereka dengan alasan bahan untuk ritual ibadah. Suku Bali menganut agama Hindu, sehingga banyak sekali di Dusun 5 bangunan Pura untuk sembahyang keluarga yang mana seperti kebanyakan Pura, memang memiliki cita rasa seni ukir yang unik dan mengagumkan.

Keramaian seni Budaya Bali akan sangat kentara saat perayaan hari raya Galungan dimana mereka memasang janur di depan rumah mereka. Dan yang menjadi tontonan warga desa Kuro Tidur bahkan diliput oleh televisi lokal Bengkulu adalah saat pembakaran jenazah (ngaben).


Pada tahun 90’an, suku Bali memiliki grup kesenian tari Bali dan sering dipentaskan pada acara-acara besar bahkan saat resepsi pernikahan bukan suku Bali. Tapi seperti nasib Jaran Kepang suku Jawa, sekarang hanya tinggal cerita. Tergerus arus pembangunan dan persaingan hidup serta terlindas arus Modernisasi. Orang kebanyakan mencari yang praktis dan modern, Organ Tunggal.

0 komentar: