Tik Akia 2
| Gbr. Keadaan Tik Akia diambil pada 26 Oktober 2015 |
Berstatus Hutan Kemasyarakatan (HKM) yang sebagian besar digarap oleh warga Tanah Hitam, Kuro Tidur, Senali, dan Taba Tembilang.
15 Menit Menggunakan Motor Trail, dilanjutkan berjalan kaki 20 menit
Ketinggian 18 M
Cincin Telaga lebih kurang 8 M
kedalaman 1 M
Jalur Kura-Kura Bintang (Jalur Satu) KPA Margapala SPP 3 dan SPP 4
Seperti pada umumnya sungai di Pulau Sumatera, sungai tik Akia 2 ini juga berbatu dan rawan saat banjir.
Pada SPP 3 (disarankan untuk jalan datang) jalur diawali dengan menuruni lereng, kemudian memasuki kawasan lembah hutan tropis basah. terdapat banyak macam jenis tumbuhan bunga, jamur, Unji, dan pakis hutan. dilembah ini juga ada goa kayu yang bisa menampung 3 Orang sekaligus. Setelah lembah, jalur menuju sungai kemudian menyusuri aliran sungai hingga ke air terjun Tik Akia 2.
Pada SPP 4 (disarankan untuk jalan balik) jalur diawali dengan melewati hutan ringan sisa-sisa penebangan hutan, sering ditemukan kawanan siamang pada sore hari kemudian menuruni tebing sesi pertama yang agak landai, kemudian menyisiri lereng baru kemudian kembali menuruni lereng dengan suguhan alam yang eksotik. sebelah kiri akan terdapat cadas yang langsung menuju ke aliran curug air terjun Tik Akia 2 ini.
Pada ekspedisi pertama KPA Margapala, disini ditemukan banyak sekali pohon-pohon hanyut terbawa arus.
Gambar-gambar ekspedisi pertama seperti ditampilkan berikut ini.
0 komentar: